Kemensos Salurkan Bansos Rp1,27 Miliar untuk Warga Rentan di Kota Tangsel

waktu baca 3 menit
Selasa, 21 Jul 2026 17:04 15 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp1,27 miliar kepada warga rentan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar, akses pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan dilakukan dalam rangka Bakti Sosial Terintegrasi Hari Anak Nasional 2026. Sasaran penerima meliputi anak putus sekolah, penyandang disabilitas, perempuan rawan sosial ekonomi, hingga masyarakat kurang mampu yang telah melalui proses asesmen bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos) Kemensos, Supomo, mengatakan seluruh penerima bantuan telah diverifikasi agar penyaluran tepat sasaran dan terhindar dari inclusion error, yakni bantuan diterima oleh pihak yang tidak berhak.

“Kami tidak ingin terjadi salah sasaran. Karena itu seluruh penerima melalui assessment yang komprehensif,” ujar Supomo di Plaza Puspemkot Tangsel, Selasa (21/7/2026).

Supomo menjelaskan, Kemensos saat ini memprioritaskan penanganan terhadap 12 kelompok sasaran prioritas (12 PAS), di antaranya penyandang disabilitas, perempuan rawan sosial ekonomi, serta anak-anak yang mengalami hambatan mengakses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah bantuan pembayaran tunggakan sekolah agar para siswa dapat mengambil ijazah yang selama ini masih tertahan.

Selain itu, Kemensos terus mempercepat pengembangan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Menurut Supomo, Kota Tangerang Selatan telah memiliki Sekolah Rakyat rintisan dan diharapkan segera memiliki sekolah permanen sehingga semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan.

“Harapannya semakin banyak anak-anak yang sebelumnya tidak bisa sekolah karena faktor ekonomi dapat kembali memperoleh pendidikan,” katanya.

Di bidang kesehatan, Kemensos juga memperluas layanan sosial melalui program operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus produktivitas penerima manfaat.

Supomo berharap kolaborasi antara Kemensos dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus diperkuat agar layanan sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sementara itu, Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyasar kelompok rentan.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terpenuhinya akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

“Bakti Sosial Terintegrasi ini menjadi wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kemensos menyalurkan bantuan senilai Rp1.275.924.697 yang meliputi bantuan pemenuhan hidup layak bagi 328 penerima manfaat, bantuan kewirausahaan untuk 54 penerima manfaat, alat bantu bagi 14 penyandang disabilitas, layanan khitan massal bagi 52 anak, serta bantuan pembayaran tunggakan sekolah untuk 16 penerima manfaat.

Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan juga menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, seperti Pekaos Goes to Community, khitan gratis, layanan terapi, penebusan ijazah, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), donor darah, serta permainan edukatif bagi anak-anak. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA