Mahasiswa KKN UIN SMH Banten Kelompok 11 Mulai Pengabdian di Desa Cikareo, Fokus Bangun Sinergi dengan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Jul 2026 12:55 10 Nazwa

LEBAK | BD — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten resmi memulai masa pengabdian di Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Rabu (15/7/2026). Dimulainya program tersebut ditandai dengan kegiatan serah terima mahasiswa dari pihak kampus kepada Pemerintah Desa Cikareo.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Cikareo itu dihadiri Sekretaris Desa Cikareo beserta jajaran pemerintah desa, Babinsa dari Koramil setempat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ketua RT dan RW 02, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 11.

Sebelum seremoni pembukaan, sebagian mahasiswa telah tiba di posko sehari lebih awal untuk melakukan persiapan. Sementara itu, tiga mahasiswa mewakili kelompok mengikuti prosesi pelepasan KKN di kampus.

Sekretaris Desa Cikareo menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan berharap keberadaan mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat selama menjalankan program pengabdian.

“Saya ucapkan selamat datang kepada mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang akan melaksanakan Kukerta, dimulai dari hari ini, Rabu, 15 Juli 2026,” ujarnya.

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan mahasiswa oleh Dosen Pembimbing Lapangan kepada Pemerintah Desa Cikareo sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berjabat tangan dengan Sekretaris Desa Cikareo usai prosesi serah terima mahasiswa. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan KKN Kelompok 11 di Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat. (Foto: Istimewa)

“Kegiatan Kukerta dari mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten saya nyatakan resmi dibuka,” kata DPL saat membuka kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil setempat juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat selama melaksanakan program kerja.

“Saya mohon, apabila ada kegiatan yang akan diselenggarakan oleh adik-adik mahasiswa, agar selalu dikomunikasikan kepada pihak desa, RT, maupun RW. Bagaimanapun ini adalah wilayah mereka. Tetap menjaga adab dan sopan santun. Saya doakan seluruh program kerjanya berjalan sukses,” pesannya.

Usai kegiatan serah terima, mahasiswa kembali ke posko untuk beristirahat sebelum melanjutkan agenda silaturahmi ke lingkungan sekitar pada sore hari. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat yang akan menjadi mitra selama pelaksanaan KKN.

Melalui rangkaian kegiatan pada hari pertama, mahasiswa mulai melakukan proses adaptasi dengan lingkungan dan masyarakat Desa Cikareo. Dukungan pemerintah desa, aparat setempat, serta partisipasi warga diharapkan dapat memperkuat sinergi sehingga program kerja yang dijalankan mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat. (Ril)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA