Pelatda Resmi Dimulai, Atlet Tenis Meja Tangsel Jalani Program Intensif Empat Bulan

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Jun 2026 20:24 9 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi memulai Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Program tersebut akan dijalankan secara intensif selama empat bulan dengan fokus utama pada peningkatan kondisi fisik atlet.

Pelatda yang dipusatkan di Aula Kecamatan Pondok Aren itu ditandai dengan peresmian pusat latihan atlet PTMSI Tangsel, Jumat (19/6/2026). Fasilitas tersebut menjadi pusat pembinaan bagi para atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen Tangsel pada ajang Porprov mendatang.

Ketua PTMSI Tangsel, Lilik Hanafi, mengatakan program latihan telah disusun secara bertahap dan terukur guna memaksimalkan kemampuan atlet sebelum memasuki fase pertandingan.

“Ini menjadi awal persiapan kami menuju Porprov. Program latihan sudah kami susun mulai dari aspek teknik, taktik hingga mental bertanding atlet,” ujar Lilik.

Menurutnya, tahap awal Pelatda akan difokuskan pada pembentukan dan penguatan kondisi fisik atlet. Langkah tersebut dinilai penting sebagai fondasi sebelum atlet memasuki program latihan yang lebih spesifik menjelang pelaksanaan Porprov Banten 2026.

“Empat bulan pertama kami fokus pada peningkatan fisik. Setelah itu baru masuk ke tahap persiapan khusus yang lebih mengarah pada strategi pertandingan dan peningkatan performa atlet,” katanya.

Lilik menjelaskan, optimisme PTMSI Tangsel menghadapi Porprov tidak lepas dari hasil positif yang diraih para atlet dalam sejumlah kejuaraan terakhir. Pada ajang Piala Gubernur Banten, atlet tenis meja Tangsel berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perunggu.

Capaian tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan yang diprediksi semakin ketat pada Porprov 2026. PTMSI Tangsel pun menargetkan perolehan dua hingga tiga medali emas.

Berdasarkan hasil pemetaan kekuatan yang dilakukan, sektor putri dinilai memiliki peluang terbesar untuk menyumbang medali emas. Beberapa nomor yang menjadi andalan antara lain tunggal putri, beregu putri, dan beregu campuran.

Selain meningkatkan kualitas atlet, keberadaan pusat latihan yang baru diresmikan juga diharapkan mampu menciptakan proses pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Ini menjadi sejarah bagi tenis meja Tangsel karena untuk pertama kalinya kami memiliki tempat khusus untuk pemusatan latihan atlet. Kami berharap fasilitas ini bisa mendukung peningkatan prestasi atlet ke depan,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA