Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan semangat kepada para calon pekerja yang akan berkarier di Jepang agar terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan kemampuan bahasa sebagai modal bersaing di pasar kerja internasional. (Foto: Ist)KOTA TANGERANG | BD — Peluang kerja di Jepang bagi tenaga kerja Indonesia terus terbuka lebar. Kondisi ini dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mendorong generasi muda meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Selain kemampuan teknis, penguasaan bahasa asing dan kesiapan menghadapi budaya kerja global dinilai menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam memperoleh pekerjaan di luar negeri. Karena itu, Pemkot Tangerang terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja, dan sektor industri guna menyiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja di Jepang merupakan peluang yang harus ditangkap oleh generasi muda, khususnya para lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan pencari kerja yang ingin mengembangkan karier di tingkat internasional.
“Peluang kerja di luar negeri, termasuk Jepang, masih sangat terbuka. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri dengan kompetensi yang sesuai, disiplin, serta kemampuan bahasa yang baik agar mampu memenuhi kebutuhan industri global,” ujar Sachrudin saat menghadiri penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan SMK se-Tangerang Raya di Kantor LPK Wahana Danau Indah, Karawaci, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus menjadi perhatian bersama. Sebab, persaingan dunia kerja saat ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga berlangsung dalam skala global yang menuntut tenaga kerja memiliki kemampuan lebih.
Ia menambahkan, melalui Program Gampang Kerja, Pemkot Tangerang terus menghadirkan berbagai program pelatihan, peningkatan keterampilan, serta fasilitasi penempatan kerja yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
“Kami ingin generasi muda Kota Tangerang memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di mana pun. Tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas dan profesionalisme yang membanggakan daerah maupun Indonesia,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga mengingatkan para siswa dan peserta pelatihan agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, investasi terbesar yang dapat dilakukan generasi muda saat ini adalah meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus, Kazuya Yamanouchi atau Mr. Poki San, menilai tenaga kerja Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di Jepang. Namun, ia menekankan bahwa kemampuan berbahasa Jepang menjadi salah satu kunci utama yang dapat membuka lebih banyak peluang karier.
“Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Selain itu, jangan lupa memberikan kesan terbaik saat proses wawancara kerja karena hal-hal sederhana sering kali menjadi penentu keberhasilan,” ujarnya.
Kerja sama antara PT Liana Segrus Indonesia dan delapan SMK di Tangerang Raya diharapkan dapat memperluas akses informasi, pelatihan, serta penempatan kerja bagi para lulusan sekolah kejuruan yang ingin meniti karier di Jepang.
Dengan semakin terbukanya peluang kerja internasional, Pemkot Tangerang berharap generasi muda dapat mempersiapkan diri sejak dini sehingga mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus membawa nama baik daerah di kancah global. (*)
Tidak ada komentar