Pemkab Tangerang Luncurkan Halte Bus Sekolah Gratis, 15 Armada Siap Layani Pelajar

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Jan 2026 15:27 94 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka halte bus sekolah gratis yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Acara peresmian berlangsung di halte yang terletak di Jalan Baru Matagara, Tigaraksa, pada hari Senin tanggal 5 Januari 2026.

Bupati bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan para pejabat Organisasi Perangkat Daerah lainnya turut memeriksa langsung kegiatan bus sekolah gratis serta mengamati siswa-siswa yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Dalam pidatonya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa inisiatif bus sekolah gratis menunjukkan dedikasi pemerintah setempat untuk memberikan layanan optimal kepada warga, terutama dalam aspek pendidikan dan mobilitas. Peresmian halte ini dilakukan tepat pada hari pertama kegiatan belajar di tahun ajaran 2026.

“Hari ini, bersama Wakil Bupati, Pak Sekda, dan semua OPD, kami menyaksikan langsung anak-anak kembali ke sekolah di tahun 2026 dan menggunakan bus sekolah gratis. Syukurlah, mereka tampak gembira dan berterima kasih. Pemerintah daerah terus berusaha memperbaiki layanan masyarakat,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan bahwa pada fase awal, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menjalankan 15 unit bus sekolah gratis yang melayani beberapa area yang telah ditentukan, ditambah dua kendaraan pendukung operasional.

“Saat ini tersedia tujuh halte bus sekolah, dan fokus peresmian kita adalah di Jalan Pemda. Bus sekolah gratis ini diharapkan meringankan beban ekonomi, meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta mempermudah pemantauan terhadap anak-anak kita,” tambahnya.

Ia melanjutkan bahwa semua bus sekolah dilengkapi dengan aplikasi berbasis teknologi untuk pengawasan. Sistem ini mengatur laju kendaraan, memastikan pengemudi tidak melebihi batas 60 km/jam, dan menerapkan protokol keselamatan lainnya.

“Bus ini memiliki aplikasi kontrol, dengan batas kecepatan maksimal 60 km/jam, ada hukuman jika dilanggar, dan pengemudi dilarang merokok saat berkendara. Semua demi keamanan dan kenyamanan siswa,” tegasnya.

Pemerintah berharap program ini dapat diperluas dengan menambah jumlah kendaraan dan jalur sesuai keperluan di setiap daerah di masa mendatang.

“Semoga di tahun 2026 dan selanjutnya, program ini bisa diperbanyak sesuai dengan kebutuhan wilayah. Mohon doa dan dukungannya agar layanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan transportasi, dapat terus ditingkatkan secara bertahap,” tutupnya.

Di sisi lain, M. Azzam, seorang siswa SMA Negeri 18 Kabupaten Tangerang, mengungkapkan kegembiraannya dan memberikan penghargaan atas penyediaan bus sekolah gratis serta halte oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami sangat dibantu oleh bus sekolah gratis ini. Syukurlah, kami semua bahagia karena perjalanan ke sekolah kini lebih nyaman, tidak terik matahari, dan ada halte khusus. Mudah-mudahan jalurnya bisa diperbanyak dan pelayanannya semakin baik,” ujarnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA