Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan kepada awak media mengenai fokus pemerintah daerah dalam memperkuat perbaikan gizi ibu hamil dan anak sebagai langkah utama pencegahan stunting. Program ini mencakup pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, serta pemantauan tumbuh kembang anak di fasilitas layanan kesehatan. (Foto: Ist)KOTA TANGSEL | BD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat langkah pencegahan stunting dengan menitikberatkan pada perbaikan gizi ibu hamil dan anak sebagai salah satu strategi utama. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak masa awal kehidupan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa pemenuhan gizi menjadi fondasi penting dalam menekan angka stunting di daerah. Menurutnya, intervensi kesehatan harus dimulai sejak masa kehamilan hingga anak usia balita.
“Perbaikan gizi ibu dan anak menjadi kunci utama dalam pencegahan stunting. Ini harus menjadi perhatian bersama agar anak-anak kita tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya, Senin (04/05/2026).
Ia menjelaskan, berbagai program telah dijalankan pemerintah daerah, di antaranya pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, edukasi gizi seimbang, serta pemantauan rutin tumbuh kembang anak melalui fasilitas kesehatan dan posyandu.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya asupan gizi sejak dini, termasuk melalui edukasi di tingkat keluarga sebagai garda terdepan pencegahan stunting.
Benyamin menekankan, keberhasilan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dan pola asuh yang tepat.
Dengan penguatan program perbaikan gizi tersebut, Pemkot Tangerang Selatan optimistis angka stunting dapat terus ditekan secara berkelanjutan dan kualitas generasi masa depan semakin meningkat. (*)
Tidak ada komentar