Ratusan Mobil Dinas Ludes Terjual, Tangsel Siapkan Lelang Tahap Kedua

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Apr 2026 11:26 16 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan akan kembali menggelar lelang kendaraan dinas tahap kedua setelah seluruh unit pada tahap pertama habis terjual. Pada lelang sebelumnya, ratusan mobil dinas ludes diserap masyarakat melalui mekanisme e-auction yang digelar secara terbuka.

Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) BKAD Kota Tangsel, Sugeng Rahadi, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap lelang kendaraan dinas menjadi dasar pemerintah menyiapkan tahap lanjutan.

“Seluruh unit pada tahap pertama sudah terjual semua. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, sehingga kami siapkan lelang berikutnya,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurut Sugeng, pada tahap kedua nanti Pemkot Tangsel tengah menyiapkan sekitar 25 unit kendaraan roda empat yang akan dilelang dalam waktu dekat. Saat ini proses administrasi dan penilaian kendaraan masih berlangsung sebelum diumumkan secara resmi ke publik.

“Masih dalam proses. Jika seluruh tahapan selesai, segera kami umumkan untuk lelang tahap kedua,” katanya.

Ia menjelaskan, kendaraan yang akan dilelang umumnya merupakan mobil dinas berusia lebih dari 10 tahun dan dinilai sudah layak dilepas sesuai ketentuan pengelolaan aset daerah. Selain faktor usia, biaya perawatan yang semakin tinggi juga menjadi pertimbangan utama.

“Daripada terus membebani anggaran pemeliharaan, kendaraan yang sudah lama lebih baik dilelang,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, pada lelang tahap pertama beberapa kendaraan bahkan terjual dengan harga cukup tinggi. Salah satunya kendaraan jenis double cabin keluaran 2014 yang nilainya menembus lebih dari Rp200 juta.

“Merek tertentu memang banyak peminat. Toyota, Daihatsu, hingga kelas menengah seperti Grand Livina cukup diminati peserta lelang,” ungkapnya.

Selain kendaraan roda empat, Pemkot Tangsel juga membuka kemungkinan melelang kendaraan roda dua pada tahap berikutnya. Namun untuk saat ini, fokus utama masih pada penjualan mobil dinas.

“Untuk roda dua nanti melihat kebutuhan dan kondisi aset. Sekarang kami prioritaskan kendaraan roda empat lebih dulu,” pungkasnya. (Idris Ibrahim/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA