Tak Sekadar Tempat Membaca, Perpustakaan Modern Kelapa Dua Disiapkan Jadi Ruang Inovasi Warga

waktu baca 3 menit
Kamis, 16 Jul 2026 14:13 8 Nazwa

TANGERANG | BD — Di sela kesibukan warga mengurus administrasi di Kantor Kecamatan Kelapa Dua, kini hadir sebuah ruang yang menawarkan suasana berbeda. Bukan ruang pelayanan, melainkan ruang yang mengajak orang berhenti sejenak untuk membuka lembar demi lembar buku, berdiskusi, hingga melahirkan gagasan baru.

Ruang itu adalah Perpustakaan Modern Kecamatan Kelapa Dua yang diresmikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, Kamis (16/7/2026). Kehadirannya menjadi penanda bahwa perpustakaan tak lagi dipandang sekadar tempat menyimpan buku, tetapi juga ruang publik yang hidup, terbuka, dan dekat dengan aktivitas masyarakat.

Perpustakaan modern di Kelapa Dua merupakan satu dari enam perpustakaan yang dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang sepanjang 2026. Lima lainnya akan hadir di Kecamatan Legok, Tigaraksa, Panongan, Balaraja, dan Jayanti sebagai bagian dari upaya memperluas akses literasi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah sudah selesai dibangun. Perpustakaan modern di Kecamatan Kelapa Dua ini merupakan salah satu dari enam perpustakaan yang akan dibangun tahun 2026 sebagai salah satu program unggulan bupati dan wakil bupati untuk menggencarkan literasi di tengah masyarakat,” ujar Intan.

Bagi Intan, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca. Ia melihatnya sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Budaya membaca, belajar, dan terbuka terhadap pengetahuan diyakini menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah.

Karena itu, ia berharap perpustakaan modern ini menjadi ruang yang terus berdenyut dengan berbagai aktivitas. Tidak hanya dipenuhi pembaca, tetapi juga menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi masyarakat.

“Mari jadikan perpustakaan sebagai pusat tumbuhnya gagasan, lahirnya inovasi, dan berkembangnya semangat belajar sepanjang hayat. Semoga kehadiran perpustakaan modern ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan perpustakaan lainnya di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Ke depan, berbagai kegiatan seperti bedah buku dan storytelling akan rutin digelar untuk menghidupkan ruang tersebut. Menurut Intan, siapa pun dapat datang dan memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar sekaligus ruang bertukar pikiran.

“Siapapun boleh datang ke sini. Kita berharap perpustakaan ini menjadi ruang literasi, ruang diskusi, ruang kolaborasi, dan ruang yang menginspirasi anak-anak maupun masyarakat di sekitar Kecamatan Kelapa Dua,” ucapnya.

Semangat itu juga dirasakan Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat. Ia mengaku bangga karena kecamatannya menjadi lokasi pertama yang meresmikan perpustakaan modern dari enam titik yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan justru melengkapi fungsi pelayanan publik. Warga yang tengah menunggu antrean mengurus dokumen kini memiliki pilihan yang lebih bermanfaat daripada sekadar menunggu.

“Kami merasa bersyukur dan bangga karena menjadi yang pertama diresmikan. Sambil menunggu antrean pelayanan, masyarakat bisa membaca di sini atau memanfaatkan ruang ini untuk berdiskusi,” ujar Dadang.

Perpustakaan tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas digital yang disediakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, sehingga masyarakat dapat mengakses sumber pengetahuan dengan lebih mudah dan sesuai perkembangan zaman.

Dadang menambahkan, konsep perpustakaan modern di Kecamatan Kelapa Dua dikembangkan di dua lokasi, yakni di lingkungan Kantor Kecamatan Kelapa Dua dan di Desa Curug Sangereng. Dengan begitu, literasi tidak hanya hadir dalam bentuk bangunan, tetapi menjadi bagian dari ruang publik yang menghubungkan pelayanan, pembelajaran, dan inovasi masyarakat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA