Gubernur Banten Apresiasi Pembentukan Satgas Pelajar Anti Tawuran di Kota Tangerang

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Nov 2025 09:55 198 Nazwa

TANGERANG | BD – Tim Khusus (Satgas) Pelajar Anti Tawuran bersiap memberikan dukungan untuk menghentikan praktik tawuran dan tindak kekerasan di Kota Tangerang. Hal tersebut diungkapkan oleh ribuan siswa saat Penutupan Deklarasi Pelajar Anti Tawuran di Lapangan Sewindu YONIF Mekanis 203/Arya Kemuning, Jatiuwung, Kota Tangerang.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan bahwa Satgas Pelajar Anti Tawuran adalah inisiatif krusial untuk menumbuhkan sikap disiplin di kalangan generasi muda, terutama para pelajar. Ia bahkan menyatakan bahwa Satgas yang telah didirikan di Kota Tangerang akan dijadikan model untuk diterapkan di beberapa wilayah lain di Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, Kota Tangerang hari ini mengadakan deklarasi bersama ribuan pelajar untuk bersama-sama menghilangkan tawuran yang merusak masyarakat. Bukan hanya deklarasi, saya menyaksikan langsung ribuan pelajar dilatih dalam sesi orientasi untuk belajar nilai-nilai disiplin yang krusial dalam membangun karakter generasi muda sebagai penerus bangsa,” kata Andra, didampingi Wali Kota Tangerang Periode 2013-2023, Arief Wismansyah, pada Selasa (25/11/25).

Di lokasi yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menambahkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan penghargaan besar atas keterlibatan ribuan pelajar dalam acara yang berjalan selama dua hari terakhir.

Sebab, kegiatan ini bukan sekadar pembacaan deklarasi formal, melainkan disertai dengan sesi orientasi nasional yang dipandu langsung oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap Satgas Pelajar Anti Tawuran yang telah terbentuk dapat memberikan manfaat konkret dengan memimpin aktivitas positif yang bersifat pendidikan untuk mengurangi insiden tawuran dan kekerasan lain di sekolah masing-masing.

“Kami sangat menghargai semangat dan antusiasme ribuan pelajar selama dua hari ini, bahkan kami bertanya langsung kepada setiap pelajar dan mereka merasa sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini. Kedepannya, setiap pelajar perwakilan sekolah yang terlibat akan ditunjuk sebagai anggota Satgas Pelajar Anti Tawuran untuk memberikan dampak baik bagi lingkungan mereka,” tambah Ruta. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA