Maesyal Rasyid Dorong Pembinaan Berkelanjutan Usai Kabupaten Tangerang Juara MTQ Banten

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Jul 2026 19:57 10 Nazwa

TANGERANG | BD – Keberhasilan Kabupaten Tangerang meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan kafilah secara berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri acara tasyakuran Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Jumat (17/7/2026).

Menurut Maesyal Rasyid, prestasi yang berhasil dipertahankan bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari proses pembinaan yang konsisten, kerja keras para peserta, serta sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ.

“Pada hari ini kita mengundang seluruh kafilah yang baru saja berjuang membawa nama baik Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama para pembina, dewan hakim, pelatih, pendamping, para kiai, Ketua MUI, DMI, FKUB, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi yang terbaik di Provinsi Banten,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibanding meraihnya. Oleh karena itu, pembinaan terhadap para kafilah harus terus dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan agar Kabupaten Tangerang mampu mempertahankan prestasi pada ajang MTQ di tahun-tahun mendatang.

“Silaturahmi ini harus terus kita jaga sebagai pondasi untuk mempertahankan prestasi di masa mendatang. Kita harus terus mempersiapkan diri, terus berlatih, agar para kafilah tetap menjadi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang pada MTQ berikutnya,” katanya.

Maesyal juga mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini berperan dalam mencetak prestasi Kabupaten Tangerang di MTQ Provinsi Banten, mulai dari para pembina, pelatih, dewan hakim, pendamping, hingga para ulama dan organisasi keagamaan yang turut mendukung pembinaan peserta.

Menurutnya, keberhasilan meraih gelar juara umum lima kali berturut-turut menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang telah berjalan selama ini mampu melahirkan kafilah yang berkualitas dan kompetitif di tingkat provinsi.

Tak hanya berorientasi pada prestasi, pembinaan MTQ juga dinilai penting untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat. Dengan demikian, MTQ tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga generasi yang memiliki pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ ini hanyalah jembatan untuk membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Yang lebih penting adalah bagaimana baca tulis Al-Qur’an semakin membudaya dan syiar Islam terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Bupati Maesyal berharap semangat pembinaan yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan sehingga Kabupaten Tangerang mampu melahirkan lebih banyak qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi yang siap membawa nama daerah di berbagai ajang keagamaan.

Kegiatan tasyakuran tersebut dihadiri oleh seluruh kafilah MTQ Kabupaten Tangerang, para pembina, pelatih, pendamping, dewan hakim, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, DMI Kabupaten Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para kiai, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA