Pemkab Tangerang Perkuat Pelestarian Budaya Lokal Lewat Festival Kampung Budaya Kemuning

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 13:25 3 Nazwa

TANGERANG | BD — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mendorong pelestarian budaya lokal melalui berbagai kegiatan berbasis masyarakat. Salah satunya melalui Festival Kampung Budaya Kemuning yang digelar Balai Adat Keariaan Tangerang di Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Festival ini menghadirkan berbagai aktivitas budaya, mulai dari pameran kerajinan batik, anyaman, hingga produk UMKM lokal.

Pemkab Tangerang menilai keberadaan ruang budaya seperti Kampung Budaya Kemuning memiliki peran penting dalam menjaga warisan lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Melalui festival tersebut, masyarakat tidak hanya diajak untuk mengenal budaya daerah, tetapi juga melihat peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan kegiatan Festival Kampung Budaya Kemuning menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk mengenal dan mempraktikkan langsung berbagai keterampilan berbasis budaya.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir pada Festival Kampung Budaya Kemuning. Salah satu kegiatannya adalah terkait dengan kerajinan batik, kerajinan anyaman, termasuk juga UMKM. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan peserta siswa-siswi SD, SMP, dan SMA,” ujar Maesyal.

Menurutnya, kegiatan budaya yang melibatkan generasi muda menjadi langkah penting agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Selain sebagai sarana pelestarian budaya, Festival Kampung Budaya Kemuning juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan potensi lokal menjadi peluang ekonomi.

“Dari sini mereka bisa mengenal, mengetahui, dan langsung praktik mengelola potensi lokal untuk kepentingan ekonomi keluarga maupun daerah,” ungkapnya.

Pemkab Tangerang juga mendorong adanya sinergi antara perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat untuk mendukung keberlanjutan Kampung Budaya Kemuning.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem budaya yang tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Ketua Balai Adat Keariaan Tangerang, Rd. Ali Akipin, mengapresiasi dukungan Pemkab Tangerang dan seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya Festival Kampung Budaya Kemuning.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga ilmu yang didapat pada kegiatan ini bisa bermanfaat dan mudah-mudahan membatik bisa menjadi alternatif usaha ke depan. Terima kasih juga kepada teman-teman UMKM yang sudah meramaikan acara ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan dan UMKM lokal.

Dengan adanya Festival Kampung Budaya Kemuning, Pemkab Tangerang berharap budaya lokal semakin dikenal luas dan mampu menjadi bagian dari penguatan identitas daerah. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA