Mahasiswa Kelompok 10 Kukerta UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama dewan guru dan peserta didik RA Miftahul Falah Ar-Roisi mengabadikan momen kebersamaan usai pelaksanaan kegiatan MPLS di Desa Curugpanjang. (Foto: Ist)LEBAK | BD – Kelompok 10 Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di RA Miftahul Falah Ar-Roisi, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (23–24 Juli 2026), tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa Kukerta dalam membantu proses adaptasi peserta didik baru terhadap lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini.
Pada hari pertama, Kamis (23/7), kegiatan MPLS diawali dengan penyambutan peserta didik baru beserta orang tua oleh dewan guru dan mahasiswa Kukerta. Para mahasiswa turut membantu mengarahkan peserta didik menuju ruang kelas serta mendampingi proses perkenalan antara guru, mahasiswa, dan siswa.

Mahasiswa Kelompok 10 Kukerta UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mendampingi dan mengarahkan peserta didik baru menuju ruang kelas dalam rangkaian kegiatan MPLS di RA Miftahul Falah Ar-Roisi, Desa Curugpanjang. (Foto: Ist)
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman bermain, hingga berbagai fasilitas yang tersedia di RA Miftahul Falah Ar-Roisi. Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mahasiswa juga mendampingi pelaksanaan senam sehat bersama. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk aktif bergerak, berinteraksi dengan teman baru, serta membangun rasa percaya diri sebelum mengikuti proses pembelajaran.
Memasuki hari kedua, Jumat (24/7), rangkaian MPLS dilanjutkan dengan praktik tata cara berwudhu yang benar sebagai bentuk pembiasaan ibadah bagi peserta didik. Mahasiswa Kukerta membantu guru memberikan arahan mengenai tahapan berwudhu sekaligus mendampingi anak-anak saat melakukan praktik secara langsung.
Setelah itu, peserta didik melaksanakan salat Duha berjamaah yang dipandu oleh guru dengan pendampingan mahasiswa Kukerta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengaji bersama sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini serta membangun kebiasaan mencintai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendampingi seluruh rangkaian kegiatan, mahasiswa Kukerta juga membantu mengondisikan peserta didik selama MPLS berlangsung. Kehadiran mahasiswa di lingkungan sekolah menjadi dukungan tambahan bagi guru dalam menciptakan suasana kegiatan yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru.
Ketua Kelompok 10 Kukerta UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Delvin Hanif Pramudita, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan anak usia dini di Desa Curugpanjang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu peserta didik baru merasa lebih nyaman mengenal lingkungan sekolah. Kami juga ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan agar anak-anak lebih percaya diri dalam memulai proses pendidikan mereka,” ujar Delvin Hanif Pramudita.
Sementara itu, pihak RA Miftahul Falah Ar-Roisi mengapresiasi keterlibatan mahasiswa Kukerta yang turut membantu pelaksanaan MPLS.
“Kehadiran mahasiswa Kukerta sangat membantu kami dalam mendampingi peserta didik selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya kolaborasi ini, kegiatan MPLS dapat berjalan lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujar perwakilan RA Miftahul Falah Ar-Roisi.
Melalui kegiatan tersebut, Kelompok 10 Kukerta UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Desa Curugpanjang dapat terus terjalin. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, religius, dan nyaman bagi peserta didik dalam memulai perjalanan pendidikan mereka. (Ril)
Tidak ada komentar