Pengunjung antusias melihat berbagai produk lokal di stan bazar, termasuk makanan dan kerajinan, sambil berinteraksi langsung dengan pelaku usaha di tengah suasana yang ramah dan penuh semangat. (Foto: Ist)TANGERANG | BD – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, meresmikan Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat di Gerai Tangerang Gemilang, Kecamatan Cikupa, pada Rabu (4/3/2026).
Dalam pidatonya, Sekda Soma menekankan bahwa acara ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menggeliatkan perekonomian warga, serta memudahkan akses kebutuhan Ramadan menjelang Idul Fitri.
“Bazar seperti ini punya dampak positif besar. Ia jadi platform bagi pelaku UMKM memamerkan dan menjajakan barang dagangan, tingkatkan saingan usaha lokal, serta tawarkan harga murah untuk hidangan berbuka atau busana muslim,” katanya.
Menurutnya, bazar ini juga berpotensi menjadikan Gerai Tangerang Gemilang (GTG) sebagai pusat pameran dan penjualan produk unggulan daerah, yang mampu mengundang warga datang berbelanja barang buatan lokal Kabupaten Tangerang.
“Saya ingin acara ini tak sekadar promosi, tapi jadikan GTG sebagai etalase produk andalan daerah kita,” tambahnya.
Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada Disperindag dan panitia atas persiapan matangnya. Ia berdoa agar bazar berlangsung aman, rapi, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
“Kepada warga Kabupaten Tangerang, yuk ramaikan bazar ini dan dukung UMKM lokal. Bersama, kita kuatkan ekonomi daerah yang mandiri dan lestari,” ajaknya.
Kepala Disperindag, Resmiyati Marningsih, menyampaikan bahwa bazar berlangsung 4-6 Maret 2026. Sebanyak 21 pelaku usaha—termasuk UMKM, industri kecil menengah (IKM), dan ritel—hadir dengan beragam barang seperti sembako, makanan-minuman, fashion, serta sepatu.
Ia berharap partisipasi mereka beri opsi lebih luas bagi warga saat Ramadan. “Lebih dari sekadar jual-beli, ini perkuat gerakan pakai produk lokal. Semakin ramai pembeli barang daerah, ekonomi tumbuh dan kesejahteraan UMKM naik,” tuturnya. (*)
Tidak ada komentar