Dialog dengan Petani, Maesyal Rasyid Serap Aspirasi Bantuan Bibit dan Pupuk

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 13:56 14 Nazwa

TANGERANG | BD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berdialog langsung dengan para petani di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Jumat (08/05/2026), dalam kegiatan Ngeriung Maesyal (NGEMAS). Forum tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sektor pertanian, mulai dari bantuan bibit hingga pupuk dan sarana produksi tani.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung terbuka, sejumlah kelompok tani menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, termasuk kebutuhan bantuan bibit tanaman jahe, bawang, tomat, cabai, serta dukungan pupuk dan sarana penunjang pertanian lainnya.

Maesyal menegaskan, pemerintah daerah sengaja menghadirkan program NGEMAS sebagai wadah komunikasi langsung antara pemerintah dengan masyarakat agar berbagai kebutuhan dan persoalan petani dapat diketahui secara nyata.

“Kita berkumpul bersama dalam rangka ngariung dengan kelompok tani dan masyarakat. Pemerintah daerah hadir untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan para petani agar mereka bisa lebih maju dan sejahtera,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, konsep “ngariung” yang diusung dalam kegiatan tersebut menitikberatkan pada nilai kebersamaan, musyawarah, dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya memperkuat dukungan terhadap kelompok tani melalui berbagai program bantuan dan pendampingan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian,” katanya.

Maesyal memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan petani akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk direalisasikan secara bertahap dalam program bantuan selanjutnya.

“Inilah yang menjadi bekal kami untuk memberikan perhatian terhadap usulan kelompok tani. Mudah-mudahan apa yang diharapkan para petani dapat direalisasikan secara bertahap,” ungkapnya.

Selain menyerap aspirasi petani, dalam kegiatan tersebut Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyalurkan sejumlah bantuan pertanian berupa bibit, pupuk, dan traktor kepada kelompok tani.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program penguatan ketahanan pangan daerah yang telah diprogramkan pemerintah daerah pada tahun 2026.

“Sebagian bantuan sudah mulai disalurkan kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat mendorong petani semakin produktif dan pendapatannya meningkat,” jelas Maesyal.

Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian merupakan bagian dari implementasi program Astacita Presiden RI yang menitikberatkan pembangunan ekonomi berbasis desa dan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Maesyal mengajak seluruh kelompok tani untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi mewujudkan pertanian yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

“Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong agar sektor pertanian kita semakin kuat,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA