IAILM Suryalaya Genap 40 Tahun, Teguhkan Komitmen Pendidikan Islam dan Pengabdian

waktu baca 4 menit
Rabu, 26 Agu 2026 09:46 9 Nazwa

TASIKMALAYA | BD — Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya genap berusia 40 tahun pada 2026. Empat dekade perjalanan tersebut menjadi momentum bagi IAILM Suryalaya untuk meneguhkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan Islam sekaligus memperluas pengabdian kepada umat dan masyarakat.

Momentum empat dekade itu dirayakan melalui Tasyakur Milad ke-40 IAILM Suryalaya yang mengusung tema “Dari IAILM untuk Umat: 40 Tahun Dedikasi, Inovasi, dan Peradaban.” Rangkaian kegiatan berlangsung pada 23 Agustus hingga 6 September 2026 dengan pusat kegiatan di Kampus IAILM Suryalaya.

Peringatan Milad ke-40 tidak hanya menjadi seremoni pertambahan usia lembaga, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan IAILM Suryalaya, mengevaluasi berbagai capaian, serta meneguhkan arah pengembangan lembaga dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam di masa depan.

Ketua Panitia Tasyakur Milad ke-40 IAILM Suryalaya, Dr. Nana Suryana, S.Ag., M.Pd., mengatakan usia 40 tahun merupakan capaian historis yang harus dimaknai melalui refleksi dan penguatan komitmen pengabdian.

“Empat puluh tahun bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat perjalanan panjang, pengabdian, perjuangan, capaian, sekaligus tantangan yang harus terus kita jawab. Karena itu, Milad ke-40 ini kami ingin jadikan sebagai momentum untuk bersyukur, berefleksi, dan meneguhkan kembali komitmen IAILM untuk terus memberikan yang terbaik bagi umat,” ujar Nana, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurutnya, tema dedikasi, inovasi, dan peradaban menggambarkan perjalanan IAILM Suryalaya selama empat dekade sekaligus menjadi pijakan untuk menentukan arah lembaga ke depan.

Dedikasi mencerminkan konsistensi IAILM dalam memberikan kontribusi melalui pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia. Inovasi menjadi bagian penting dari upaya lembaga beradaptasi dengan perkembangan zaman, sedangkan peradaban merupakan orientasi besar untuk menghadirkan kebermanfaatan melalui ilmu, nilai, dan karya nyata.

Nana menilai pendidikan tinggi Islam memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik.

“Pendidikan tinggi Islam tidak cukup hanya melahirkan insan akademik yang memiliki kemampuan intelektual. Perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk manusia yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, IAILM Suryalaya akan terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mampu memadukan keilmuan dengan pembentukan karakter.

“IAILM Suryalaya ingin terus hadir sebagai bagian dari ikhtiar membangun manusia yang berilmu sekaligus berkarakter. Ilmu harus melahirkan manfaat, dan pendidikan harus bermuara pada kemaslahatan,” ujarnya.

Libatkan Alumni hingga Masyarakat

Untuk memeriahkan Milad ke-40, panitia menyiapkan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari civitas akademika, alumni, siswa sekolah mitra hingga masyarakat.

Kegiatan diawali dengan Reuni Akbar Alumni yang mempertemukan alumni dari berbagai angkatan. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan Grand Opening dan Turnamen Volley SLTA yang diikuti tim dari sekolah-sekolah mitra IAILM.

Sejumlah kegiatan olahraga juga menjadi bagian dari peringatan, di antaranya turnamen voli SLTA, pertandingan pingpong civitas, dan badminton civitas IAILM.

Selain olahraga, panitia menghadirkan kegiatan seni dan ekonomi kreatif melalui Parade Band SLTA dan Bazaar UMKM. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada civitas akademika dan masyarakat.

Di bidang akademik dan intelektual, rangkaian Milad ke-40 diisi dengan Seminar Internasional, Bedah dan Launching Buku Bunga Rampai 40 Tahun IAILM, serta Bedah Buku Darul Ratu: Suara Hati.

Sementara itu, penguatan kapasitas generasi muda diwujudkan melalui Seminar Motivasi Entrepreneurship dan kegiatan Santunan bagi peserta didik serta penerima santunan.

Puncak rangkaian Milad ke-40 akan ditandai dengan Sidang Senat yang menghadirkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam agenda orasi ilmiah.

Menurut Nana, keterlibatan berbagai unsur dalam rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Milad ke-40 IAILM Suryalaya bukan hanya menjadi perayaan internal institusi.

“Milad ini kami harapkan menjadi momentum bersama. Bukan hanya milik IAILM, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dengan alumni, sekolah mitra, masyarakat, dan berbagai pihak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan lembaga,” katanya.

Menatap Masa Depan

Memasuki usia 40 tahun, Nana menilai IAILM Suryalaya harus menjadikan pengalaman empat dekade sebagai modal untuk menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

Menurutnya, perguruan tinggi Islam tidak cukup hanya mempertahankan eksistensi, tetapi harus mampu membaca perubahan dan melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Empat puluh tahun adalah titik untuk melihat ke belakang sekaligus menatap ke depan. Kita bersyukur atas apa yang telah dicapai, tetapi kita tidak boleh berhenti. Justru setelah 40 tahun, semangat pengabdian harus semakin kuat dan inovasi harus semakin nyata,” tutur Nana.

Ia berharap Milad ke-40 dapat memperkuat kebersamaan keluarga besar IAILM Suryalaya sekaligus mempererat hubungan lembaga dengan alumni dan masyarakat.

“Semoga Milad ke-40 ini bukan hanya meninggalkan kemeriahan kegiatan, tetapi juga meninggalkan gagasan, karya, dan semangat baru. Dari IAILM untuk umat, dari ilmu untuk kemaslahatan, dan dari pengabdian untuk membangun peradaban,” pungkasnya.

Empat dekade perjalanan IAILM Suryalaya pun diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan pengembangan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, berkarakter, dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi umat, masyarakat, serta peradaban. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA