Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Prof. Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., memberikan potongan tumpeng kepada Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMT, Dr. H. Saiman Sholeh, M.Pd., dalam rangkaian puncak Milad ke-17 UMT sebagai bentuk ungkapan syukur yang berlangsung di Aula Jenderal Soedirman, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026). (Foto: Ist)TANGERANG | BD — Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menargetkan Fakultas Kedokteran segera menerima mahasiswa baru setelah proses pendiriannya telah mencapai sekitar 90 persen. Target tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Milad ke-17 UMT dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Jenderal Soedirman, Kampus UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan I, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026).
Rektor UMT, Prof. Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., mengatakan pihaknya optimistis seluruh proses perizinan dapat segera diselesaikan sehingga Fakultas Kedokteran dapat mulai beroperasi dan menerima mahasiswa pada tahun ini.
“Mendirikan Fakultas Kedokteran memang tidak mudah, tetapi kami optimistis prosesnya segera selesai sehingga UMT dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di bidang kesehatan,” ujar Desri.
Menurutnya, kehadiran Fakultas Kedokteran merupakan bagian dari strategi pengembangan UMT dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
Selain mengembangkan program baru, UMT juga terus meningkatkan mutu akademik. Saat ini UMT memiliki 36 program studi, dengan sembilan program studi telah meraih status unggul. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan saat Desri mulai memimpin UMT, ketika kampus itu baru memiliki dua program studi unggul dan akreditasi institusi belum berpredikat unggul.
“Target kami berikutnya adalah seluruh program studi menjadi unggul sehingga kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.
Mengusung tema “Unggul, Inklusif, dan Berdampak” serta semangat #MUGA (Make UMT Great Again), Milad ke-17 juga menjadi momentum memperkuat komitmen UMT dalam mewujudkan perguruan tinggi yang berdaya saing global.
Desri mengatakan keunggulan yang dibangun UMT tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
“Keunggulan yang kami bangun mencakup Catur Dharma Perguruan Tinggi. Kami ingin UMT memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam pidato refleksinya, Desri mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan perjalanan 17 tahun UMT sebagai pijakan untuk terus meningkatkan kualitas institusi melalui integritas, kolaborasi, dan semangat kebersamaan.
Melalui momentum Milad ke-17, UMT juga menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan media guna mewujudkan visi sebagai World Class University, Islamic, Based Green Industry. (*)
Tidak ada komentar