Seleksi Ketat dan Objektif, Bupati Maesyal Tegaskan Kepala Sekolah Dipilih Berdasarkan Kompetensi

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 19:40 13 Nazwa

TANGERANG | BD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa proses penetapan kepala sekolah SD dan SMP negeri di Kabupaten Tangerang dilakukan secara ketat, objektif, dan berbasis kompetensi.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada para kepala sekolah yang baru terpilih maupun hasil rotasi di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Senin (4/5/2026).

Menurut Bupati, pemilihan kepala sekolah tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui proses seleksi yang menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti rekam jejak, loyalitas, kapasitas, hingga kesiapan mental para calon.

“Pengisian kepala sekolah bukan berdasarkan faktor lain, tetapi murni kompetensi. Semua dibahas secara matang, tidak asal tanda tangan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam satu posisi kepala sekolah bahkan terdapat beberapa kandidat yang dikaji secara mendalam sebelum akhirnya ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan sosok yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan dan kelayakan memimpin satuan pendidikan.

“Dalam satu posisi bisa ada tiga calon yang dibahas secara menyeluruh. Ini menunjukkan bahwa prosesnya dilakukan secara serius dan penuh pertimbangan,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa proses tersebut melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Selain itu, masukan dari organisasi profesi seperti PGRI turut menjadi bagian dalam proses seleksi, sehingga hasil yang diambil dapat lebih komprehensif dan representatif.

Ia menambahkan, para kepala sekolah yang terpilih merupakan figur terbaik di antara ribuan guru di Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Dari ribuan guru, Bapak/Ibu terpilih menjadi kepala sekolah. Ini adalah hasil dari proses panjang dan seleksi yang ketat, sehingga harus dijaga dengan kinerja yang baik,” tegasnya.

Dengan proses seleksi yang objektif dan berbasis kompetensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat menghadirkan pemimpin sekolah yang profesional, berintegritas, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA