Banyak Motor Putar Balik di Area Berbahaya, Dishub Tangsel Ambil Langkah Rekayasa Lalu Lintas

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Jun 2026 19:15 19 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Tingginya aktivitas pengendara sepeda motor yang kerap melakukan putar balik di titik-titik berbahaya di kawasan Jalan Ciater Raya mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan mengambil langkah rekayasa lalu lintas.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama di area yang minim penerangan dan berada dekat akses jalan menuju jalur tol. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan sekitar kolong tol dan jalur menuju BSD yang selama ini kerap digunakan pengendara untuk memutar arah secara tidak resmi.

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan pembukaan u-turn sementara di Jalan Ciater Raya merupakan bagian dari upaya respons cepat pemerintah terhadap kondisi di lapangan sekaligus menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Sudah seminggu yang lalu kita bongkar. Kita juga ada berita acara, termasuk permintaan dari warga yang kita bahas bersama,” kata Ayep, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, pola pergerakan kendaraan yang tidak teratur di kawasan tersebut berisiko menimbulkan pelanggaran lalu lintas, seperti pengendara yang melawan arus hingga salah masuk jalur menuju akses tol.

Dengan dibukanya u-turn sementara khusus sepeda motor di median Jalan Ciater Raya, tepatnya di sekitar SPBU Rawa Mekar Jaya arah BSD, Dishub berharap dapat menciptakan alur lalu lintas yang lebih aman dan terkendali.

Ayep menegaskan, kebijakan ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sambil menunggu pengaturan permanen di titik tersebut.

Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga tengah menyiapkan rencana pembangunan u-turn permanen di kawasan Intermark sebagai bagian dari penataan lalu lintas jangka panjang. Namun, proyek tersebut masih menunggu proses administrasi karena berkaitan dengan aset pihak lain serta mekanisme pinjam pakai dengan Kementerian PUPR.

“Nanti konsepnya u-turn terlindung dan posisinya punggung-punggungan dengan akses menuju BSD,” ujarnya. (Idris Ibrahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA