Sora Sorai Festival Wujudkan Pemerataan Ekonomi UMKM, Komunitas, dan Disabilitas di Kota Serang

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 17:17 18 Deni Kusuma

KOTA SERANGSora Sorai Festival “Berpesta Bersama” menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas kreatif, serta penyandang disabilitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kota Serang. Kegiatan yang digelar di Umah Budaya Kaujon, Sabtu (20/6/2026), tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan Sora Sorai Festival tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tanpa terkecuali.

Menurutnya, kolaborasi antara UMKM, komunitas, dan penyandang disabilitas merupakan langkah penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berkeadilan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga untuk berkembang.

“Festival ini menjadi ruang kebersamaan bagi semua kalangan. Tidak hanya pelaku UMKM dan komunitas kreatif, tetapi juga teman-teman disabilitas yang memiliki potensi dan kemampuan untuk berkarya serta berdaya secara ekonomi,” ujar Agis.

Melalui konsep “Berpesta Bersama”, festival menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran produk UMKM, aktivitas komunitas, hingga ruang interaksi yang membuka peluang kolaborasi antarpelaku usaha dan masyarakat.

Agis menegaskan, Pemkot Serang terus berupaya menciptakan iklim ekonomi yang inklusif dengan membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Semua harus memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya dan berusaha. Kami ingin ekonomi di Kota Serang tumbuh dengan melibatkan semua pihak, termasuk kaum disabilitas, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata,” katanya.

Owner Browgasm, Erica Anca, menyambut baik hadirnya festival tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu ruang kolaborasi dapat membuka peluang usaha dan jejaring yang lebih luas.

Ia mengajak seluruh pihak untuk saling mendukung dan menciptakan lingkungan yang memberikan manfaat positif bagi kemajuan bersama.

“Jangan ada sekat dalam berkolaborasi. Ketika kita saling mendukung dan membuka peluang bersama, maka manfaatnya akan dirasakan oleh lebih banyak orang,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik Kedai Kopi Joy, Agus, yang selama ini mempekerjakan penyandang disabilitas, berharap kesempatan bagi kelompok disabilitas untuk terlibat dalam dunia usaha dan dunia kerja semakin terbuka.

Menurutnya, banyak penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan dan semangat tinggi untuk berkarya apabila diberikan ruang dan kesempatan yang memadai.

Harapan serupa disampaikan Bajuri, yang mendorong adanya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan perusahaan untuk memperluas akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok disabilitas.

Dengan mengusung semangat kolaborasi dan kebersamaan, Sora Sorai Festival “Berpesta Bersama” diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang produktif yang mempertemukan UMKM, komunitas, dan penyandang disabilitas dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kota Serang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA